Kamis, 05 November 2020

Pencegahan penyakit jantung

 Pada penyakit jantung bawaan, upaya pencegahan yang efektif belum ditemukan hingga saat ini. Namun demikian pada penyakit jantung koroner gagal jantung dan Aritmia beberapa upaya .

A.pencegah dapat dilakukan, antara lain: 

1. Mengonsumsi makanan tinggi serat , rendah gula, dan rendah lemak 

2. Mengehentikan kebiasaan merokok dan menghindari paparan asap rokok.

3. Memeriksa tekanan darah, gula darah, dan kolestrol secara berkala 

4 .melakukan latihan fisik, seperti joging, bersepeda, dan berenang, setidaknya 30 menit setiap hari.



B. Pengobatan penyakit jantung 

    1. Penyakit jantung koroner pengobatan bertujuan untuk mencegah terjadi sumbatan lebih berat dipbukuh darah jantung, dengan memberikan pengidap obat pengencer darah (seperti aspirin atau clooidogrek) dan niat. 

    2. Penyakit jantung bawaan, pengobatan dilakukan  dengan tindakan pembedahan untuk menutup kebocoran pada katup atau sekat jantung.

   3. Penyakit infeksi jantung,pengobatan dilakukan dengan pemberian antibiotik yang sesuai dengan jenis kuman yang menginfeksi, antiradang, serta pengenceran darah.

   4. Penyakit gagal jantung, pengobatan bertujuan untuk mengurangi cairan didalam tubuh , sehingga menurunkan kerja jantung.

 5. Penyakit jantung Aritmia , pengobatan bertujuan untuk mengendalikan irama jantung , dengan memberikan obat-obatan yang mempengaruhi jantung, seperti Beta blocker, diltuazem dan verapamil.


C. Obat-obatan yang digunakan untuk menangani penyakit  jantung

     Untuk menangani penyakit jantung tergantung pada jenis penyakit jantung itu sendiri , beberapa obat berikut umumnya digunakan dalam mengobati penyakit jantung, antara lain

1. ACE inhibitir : berfungsi menghambat tubuh menghasilkan angiotensin sehingga menurunkan tekanan darah, contohnya (captopril dan ramipril). 

2. Angiotensin II receptor blocker: bekerja dengan menghambat efek angiotensin, sehinggaenurunkan tekanan darah , contohnya losartan.

3. Antagonis kalsium : bekerja dengan mengatur kadar kalsium yang masuk ke otot jantung dan pembuluh darah, sehingga melebarkan pembuluh darah , contohnya amlodipine dan nifedipine.

4. Penghambat Beta , pengobatan ini bekerja dengan cara menekan efek adrenalin yang meningkatkan detak jantung. Contohnya metaprolol dan bisoprolol

5. Antikaagulan , berfungsi mencegah penggumpalan darah dengan penggambaran kerja faktor pembengkakan ,contohnya heparin  dan warfarin.




https://www.halodoc.com/kesehatan/penyakit-jantung

https://www.alodokter.com/penyakit-jantung

Rabu, 04 November 2020

Penyakit jantung

 A. Pengertian penyakit jantung 

     Penyakit jantung adalah kondisi ketika jantung mengalami gangguan .bentuk gangguan itu sendiri bisa bermacam-macam , ada gangguan pada pembuluh darah jantung, irama jantung, katup jantung, atau gangguan akibat bawaan lahir.

    Jantung adalah otot yang terbagi menjadi empat ruang, dua ruang terletak di bagian atas,yaitu atrium (serambi) kanan dan kiri, sedangkan dua ruang pagi terletak di bagian bawah, yaitu ventrikel (bilik) kanan dan kiri , antara ruang kanan dan kiri dipisahkan oleh dinding otot( septum) yang berfungsi mencegah tercampurnya darah yang kaya oksigen dan darah yang miskin oksigen

B. Jenis penyakit jantung 

    Istilah penyakit jantung meliputi beragam gangguan pada jantung antara lain: 

 1. Penyakit arteri koroner ( penyakit jantung koroner) - penyempitan pembuluh darah jantung

2. Aritmia-gangguan pada irama jantung.

3. Penyakit jantung bawaan-kelainan jantung sejak lahir.

4. Kardiomiopati- gangguan pada otot jantung.

5. Infeksi jantung - infeksi pada jantung akibat bakteri , virus atau parasit

6. Penyakit katup jantung- gangguan pada salah satu atau keempat katup jantung 


C. Penyebab dan faktor Resiko penyakit jantung

    1. Penyakit jantung koroner: disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah jantung. Beberapa faktor Resiko antara lain gaya hidup tidak sehat , seperti makan makanan tinggi karbohidrat atau lemak, obesitas, jarang melakukan aktivitas fisik serta kebiasaan merokok,

    2. Penyakit jantung bawaan: hingga saat ini tidak diketahui dengan pasti penyebabnya. Beberapa faktor resikonya antara lain ibu terinfeksi  rubella saat hamil, ibu mengonsumsi obat trtentu saat hamil, atau adanya kelainan gen.

   3. Infeksi jantung: umumnya disebabkan oleh virus atau bakteri . Bakteri yang paling umum ditemui sebagai penyebab adalah infeksi bakteri streptococcus Beta hemolyticus grup A.

4. Gagal jantung: umumnya disebabkan oleh penyakit jantung koroner ,infeksi atau adanya kelainan katup jantung

5. Aritmia : umumnya disebabkan oleh kelainan bawaan, adanya otot jantung yang mati karena penyakit jantung koroner ,konsumsi alkohol atau kafein yang berlebihan stres atau efek samping obat tertentu.


htpps://alodokter.com/penyakit-jantung

htpps://www.halodoc.com/kesehatan/penyakit-jantung

     

Peran paru-paru dalam sistem ekresi manusia


 Ekresi adalah proses penghilangan ( pengeluaran) produk limbah metabolisme dan bahan-bahan tidah berguna lainya dari tubuh suatu organisme .pada manusia, pada manusia organ terdiri dari kulit, ginjal, hati dan paru-patu .


A. Peran paru-paru dalam sistem ekresi 


     Dalam sistem ekresi paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan karbondioksida (co2) dan uap air (H2o) . Karbondioksida dan uap air ini lalu dilepaskan dan dikeluarkan paru-paru melalui hidung. Sebagai gantinya oksigen pun diambil. Jumlah oksigen yang diambil melalui udara sendiri berbeda-beda tergantung pada  kebutuhan dan hal yang biasanya dipengaruhi oleh berbagai hal. 


    Sebagai hasil zat sisa metabolisme , co2 diangkut oleh darah melalui tiga cara yakni


1. Karbondioksida larut dalam plasma, dan membentuk asam karbonat dengan enzim anhidrase ( 7% dari seluruh co2)


2. Karbondioksida terikat pada hemoglobin dalam bentuk karbomino hemoglobin (23% dari seluruh co2)


3. Karbon dioksida terikat dalam gugus dioksida terikat dalam gugus ion bikarbonat (Hco3) melalui proses berantai pertukan klorida (70%   dari seluruh co2 ) 




B. Sturktur dan bagian-bagian paru- paru 


1. Trakea 


    Merupakan lanjutan saluran  nafas dari laring , sebagai perantara amtar laring dan bagian oaru-paru lain. 


2. BronKus 


    Sering disebut sebagai percabangan  dari trakea memiliki fungsi untuk mengeluarkan benda asing dan kotoran yang masuk dalam saluran oernapasan


3. Lobus 


    Pada paru-paru terdapat tiga bagian di bagian kanan dan 2 dibagikan kiri. Lobus dibagian kanan dipisahkan oleh patahan miring (oblique fissure) dan pertahan lurus ( horizontal fissure). 


4. Alveolus 


     Atau disebut juga dengan kantung udara yang muncul dari bronkiolus memiliki fungsi sebagai tempat pertukaran udara . 


5. Pleura


     Merupakan selaput tipis yang menyelubungi paru-paru . Terdiri dari dua jenis  yakni pleura viserali ( selaput yang membungkus paru-paru)  dan pleura pariental ( selaput yang melapisi rongga dada ) .


http://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/peran-paru-paru-dalam-sistem-ekskresi-manusia-1429/amp/

Apa itu penyakit paru - paru


 A. Apa itu penyakit paru-paru


      Paru-paru adalah bagian dari sistem pernapasan, fungsinya adalah memasak oksigen dan mengeluarka udara kotor agar seluruh sistem dan organ tubuh dapat berfungsi dengan baik, paru-paru terletak dikedua sisi dada , keduanya dipisahkan oleh mediastinum ( rongga yang berisi esofagus, trakea dan jantung), dan dilindungi oleh tulang rusuk.


      Penyakit Paru-paru adalah kondisi yang membuat paru-paru tidak dapat berfungsi secara normal. Penyakit tersebut berasal dapat berasal dari genetik, kebiasaan merokok, polusi udara, dan paparan bahan kimia ditempat kerja , penyakit ini umumnya menunjukan gejala yaitu sulit bernapas, batuk kronis, mengu, dan nyeri dada, kondisi yang sudah parah dapat menyebabkan pasien batuk berdarah , infeksi kronis yang tidak sembuh setelah diobati, dan kegagalan pernapasan.


       Penyakit Paru-paru merupakan gangguan kesehatan yang paling umum di dunia yang menyerang pasien dari segala usia pria, wanita, anak-anak, lansia, perokok dan bukan perokok (WHO).


B. Penyebab Penyakit Paru-paru 


     Sebagian besar penyakit paru-paru disebabkan oleh merokok, asap rokok, mengandung racun yang menggangu kinerja tubuh dalam menyaring udara yang masuk dan keluar dari paru-paru .


  Rokok pun dapat merusak silia( struktur mikroskopis yang bertugas membuang debu dan kotoran dari udara yang terhirup) dan memproduksi lendir berlebih . Hal ini menyebabkan penumpukan zat racun didalam di dalam paru-paru .


     Penyebab lain dari penyakit paru-paru adalah:


1. Polusi udara : sama halnya dengan asap rokok , polutan juga memicu asma dan memperburuk penyakit paru kronis , seperti emfisema, kanker paru dan PPOK.


2. Asbestas: adalah mineral yang muncul secara alami , yang berkaitan dengan luka pada jaringan paru.


3 .Radon: gas radioaktif yang tidak berbau dan tidak terlihat ini biasanya ada disekitar lingkungan. Radin diproduksi oleh uranium yang membusuk didalam air, batu, atau tanah.


C. Gejala Utama Penyaik Paru-paru


    Gejala penyakit paru-paru yang paling umum adalah sulit bernapas atau napas pendek , mengi , batuk, dan nyeri dada . 


    Dan jika Penyaik tersebut tidak diobati, penyakit paru-paru dapat menyebabkan penurunan berat badan , sianosis( kulit dan bibir menjadi kebiruan karena daerah kekurangan oksigen), batuk berdarah dan pembengkakan.


D. Jenis penyakit patu-paru


    1. Penyakit paru- paru basah 


         Penyakit basah adalah infeksi yang menyebabkan kantong udara disalah satu atau kedua paru-paru meradang . Yang menyebabkan paru-paru basah adalah mulai dari infeksi bakteri, virus, atau jenis kegiatan yang Anda lakukan. 


a. Penyebab paru-paru basah 


    Ada beragam penyebab paru-paru basah yang sering ditemukan bernama streptococcus pneumoniae.bakteri tersebut menyerang salah satu bagian lobus paru-paru. Jenis penyebab paru-paru basah ini sering terjadi pada tubuh yang tidak sehat atau tubuh dengan sistem imun yang lemah. 


  b. Cara mencegah penyebab paru-paru basah


    Menjaga kebersihan penting dilakukan untuk mencegah penyebab paru-pary basah. Rajin cuci tangan dengan sabun bisa jadi cara agar tidak ada penyebab paru-paru yang masuk ke tubuh.




2. Penyakit Paru-paru kering 


   Penyakit kering adalah manusia tidak dapat merakasan Pakah paru-paru terasa kering atau tidak seperti selayaknya seorang merasakan tenggorokannya kering atau tidak. Sensasi" kering" pada paru-paru bisa berupa rasa tidak nyaman yang dirasakan saat bernapas 


a. Penyebab paru-paru kering 


1. Asap rokok


2. Polutan


3. Sistem imun yang lemah


4 .peradangan pada paru-paru akibat benda asing 


5. Penyalahgunaan obat-obat


6. Infeksi karena bakteri




b. Ciri paru-paru kering


1. Pusing


2. demam 


3. Mual 


4. Napas sesak


5. Mudah lelah


https: //www.docdoc.com/id/info/condition/lung-disorders


https://www.alodokter.con/ciri-ciri-paru-paru-basah-dan-cara-mencegahnya.

Pengobatan Tifus

 Terapi antibiotik adalah cara efektif dalam mengenai tifus dan perlu diberikan sedini mungkin. Beberapa obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati tifus adalah azithromycin, ciprofloxacin,atau ceftriaxone.


A. Pengobatan Tifus di Rumah Sakit

     Antibiotik dirumah sakit akan diberikan dalam bentuk suntikan. Jika diperlukan, asupan cairan dan nutrisi juga akan dimasukkan ke dalam pembuluh darah melalui infus. Pasien perlu menggunakan antibiotik hingga hasil tes terhadap bakteri penyebab Tifus benar-benar bersih.  

     Infus akan diberikan apabila pasien tipes disertai dengan gejala-gejala , seperti muntah terus menerus serta diare parah. Infus berisi cairan akan diberikan untuk mencegah kekurangan cairan tubuh (dehidrasi) . Anak yang mengalami demam tifoid bisa direkomendasikan untuk melalui perawatan dirumah sakit. 


B. Pengobatan Tifus di Rumah Sakit

     Umumnya orang yang didiagnosa tipes pada stadium awal membutuhkan pengobatan selama 1-2 Minggu dengan tablet antibiotik. Meski tubuh mulai membaik setelah 2-3 hari mengonsumsi antibiotik , sebaiknya jangan mengehentikan konsumsi sebelum antibiotik habis.  Pastikan untuk mengikuti langkah-langkah ini supaya tubuh segera pulih dan mencegah resiko tifus kambuh: 

  1. Istirahat yang cukup

2. Makan teratur dengan porsi sedikit, tapi dalam frekuensi yang cukup sering.

3. Perbanyak minum air putih

4. Rajin mencuci tangan dengan sabun untuk mengurangi resiko penyebaran infeksi.



C. Pengobatan Tifus 

    Cara yang paling efektif dalam menangani tifus adalah segera mungkin memberikan terapi antibiotik, Selain itu obat penurun demam juga bisa diberikan untuk menurunkan suhu tubuh. Pengobatan Tifus dalam dialkukan dirumah sakit, tapi jika gejala masih ringan dan terdeteksi lebih cepat maka perawatan bisa dilakukan dirumah.


D. Pencegahan tifus

     Pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan vaksinasi, di Indonesia , vaksin tifoid merupakan imunisasi yang dianjurkan oleh pemerintah meski demikian vaksin ini belum masuk dalam kategori wajib. Vaksin tifoid diberikan kepada anak anak  yang sudah berusia diatas 2 tahun dan diulang tiap 3 tahun. 


htpps://www.halodoc.com/kesehatan/tifus

htpps://www.alodokter.com/tifus/pengobatan 

Penyakit Tifus

 A. Pengertian Tifus 

     Tifus (tipes) atau demam tifoid adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri salmonella typhi yang menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terontaminasi. Penyakit ini banyak terjadi di negara-negara berkembang dan dialami oleh anak-anak ini dapat membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan baik dan secepatnya.

     Tifus dapat menular dengan cepat, infeksi demam tifoid terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi sejumlah kecil tinja yang mengandung bakteri.


B. Faktor Resiko Tifus

    Beberapa faktor dapat meningkat resiko seseorang terserang tifus, antara lain: 

     1. Sanitasi buruk 

     2. Tidak membersihkan tangan sebelum makan, atau kurang bersih dalam mencuci makanan

     3. Mengonsumsi sayur-sayuran yang menggunakan pupuk dari kotoran manusia yang terinfeksi .

      4. Mengonsumsi produk susu atau olahanya yang telah terkonfirmasi.

       5. Menggunakan toilet yang sudah terkontaminasi bakteri

       6. Melakukan seks oral dengan mwreka yang membawa bakteri salmonella typhi.



C. Penyebab Tifus 

     Makanan dan air yang terkontaminasi diduga oleh  pra dokter sebagai penyebab utama berkembangnya penyakit Tifus. Sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna juga bisa menjadi penyebab penyakit ini lebih banyak dialami anak-anak. 


D. Gejala TIfus 

    Gejala TIfus umumnya mulai pada 1 hingga 3 Minggu setelah tubuh terinfeksi dengan ciri-ciri berupa demam tinggi,  diare atau konstipasi sakit kepala dan sakit perut , kondisi ini dapat memburuk beberapa Minggu. 

     Jika tidak segera ditangani dengan baik , dapat terjadi komplikasi seperti pendarahan internal atau pecahnya sistem pencernaan (usus) , resiko komplikasi. Juga akan berkembang menjadi membahayakan nyawa jika situasi tersebut tidak segera ditangani dengan baik.



https://www.hodoc.com/kesehatan/tifus.

Pencegahan penyakit jantung

 Pada penyakit jantung bawaan, upaya pencegahan yang efektif belum ditemukan hingga saat ini. Namun demikian pada penyakit jantung koroner g...