Rabu, 04 November 2020

Apa itu penyakit paru - paru


 A. Apa itu penyakit paru-paru


      Paru-paru adalah bagian dari sistem pernapasan, fungsinya adalah memasak oksigen dan mengeluarka udara kotor agar seluruh sistem dan organ tubuh dapat berfungsi dengan baik, paru-paru terletak dikedua sisi dada , keduanya dipisahkan oleh mediastinum ( rongga yang berisi esofagus, trakea dan jantung), dan dilindungi oleh tulang rusuk.


      Penyakit Paru-paru adalah kondisi yang membuat paru-paru tidak dapat berfungsi secara normal. Penyakit tersebut berasal dapat berasal dari genetik, kebiasaan merokok, polusi udara, dan paparan bahan kimia ditempat kerja , penyakit ini umumnya menunjukan gejala yaitu sulit bernapas, batuk kronis, mengu, dan nyeri dada, kondisi yang sudah parah dapat menyebabkan pasien batuk berdarah , infeksi kronis yang tidak sembuh setelah diobati, dan kegagalan pernapasan.


       Penyakit Paru-paru merupakan gangguan kesehatan yang paling umum di dunia yang menyerang pasien dari segala usia pria, wanita, anak-anak, lansia, perokok dan bukan perokok (WHO).


B. Penyebab Penyakit Paru-paru 


     Sebagian besar penyakit paru-paru disebabkan oleh merokok, asap rokok, mengandung racun yang menggangu kinerja tubuh dalam menyaring udara yang masuk dan keluar dari paru-paru .


  Rokok pun dapat merusak silia( struktur mikroskopis yang bertugas membuang debu dan kotoran dari udara yang terhirup) dan memproduksi lendir berlebih . Hal ini menyebabkan penumpukan zat racun didalam di dalam paru-paru .


     Penyebab lain dari penyakit paru-paru adalah:


1. Polusi udara : sama halnya dengan asap rokok , polutan juga memicu asma dan memperburuk penyakit paru kronis , seperti emfisema, kanker paru dan PPOK.


2. Asbestas: adalah mineral yang muncul secara alami , yang berkaitan dengan luka pada jaringan paru.


3 .Radon: gas radioaktif yang tidak berbau dan tidak terlihat ini biasanya ada disekitar lingkungan. Radin diproduksi oleh uranium yang membusuk didalam air, batu, atau tanah.


C. Gejala Utama Penyaik Paru-paru


    Gejala penyakit paru-paru yang paling umum adalah sulit bernapas atau napas pendek , mengi , batuk, dan nyeri dada . 


    Dan jika Penyaik tersebut tidak diobati, penyakit paru-paru dapat menyebabkan penurunan berat badan , sianosis( kulit dan bibir menjadi kebiruan karena daerah kekurangan oksigen), batuk berdarah dan pembengkakan.


D. Jenis penyakit patu-paru


    1. Penyakit paru- paru basah 


         Penyakit basah adalah infeksi yang menyebabkan kantong udara disalah satu atau kedua paru-paru meradang . Yang menyebabkan paru-paru basah adalah mulai dari infeksi bakteri, virus, atau jenis kegiatan yang Anda lakukan. 


a. Penyebab paru-paru basah 


    Ada beragam penyebab paru-paru basah yang sering ditemukan bernama streptococcus pneumoniae.bakteri tersebut menyerang salah satu bagian lobus paru-paru. Jenis penyebab paru-paru basah ini sering terjadi pada tubuh yang tidak sehat atau tubuh dengan sistem imun yang lemah. 


  b. Cara mencegah penyebab paru-paru basah


    Menjaga kebersihan penting dilakukan untuk mencegah penyebab paru-pary basah. Rajin cuci tangan dengan sabun bisa jadi cara agar tidak ada penyebab paru-paru yang masuk ke tubuh.




2. Penyakit Paru-paru kering 


   Penyakit kering adalah manusia tidak dapat merakasan Pakah paru-paru terasa kering atau tidak seperti selayaknya seorang merasakan tenggorokannya kering atau tidak. Sensasi" kering" pada paru-paru bisa berupa rasa tidak nyaman yang dirasakan saat bernapas 


a. Penyebab paru-paru kering 


1. Asap rokok


2. Polutan


3. Sistem imun yang lemah


4 .peradangan pada paru-paru akibat benda asing 


5. Penyalahgunaan obat-obat


6. Infeksi karena bakteri




b. Ciri paru-paru kering


1. Pusing


2. demam 


3. Mual 


4. Napas sesak


5. Mudah lelah


https: //www.docdoc.com/id/info/condition/lung-disorders


https://www.alodokter.con/ciri-ciri-paru-paru-basah-dan-cara-mencegahnya.

15 komentar:

Pencegahan penyakit jantung

 Pada penyakit jantung bawaan, upaya pencegahan yang efektif belum ditemukan hingga saat ini. Namun demikian pada penyakit jantung koroner g...