Rabu, 04 November 2020

Penyakit Tifus

 A. Pengertian Tifus 

     Tifus (tipes) atau demam tifoid adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri salmonella typhi yang menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terontaminasi. Penyakit ini banyak terjadi di negara-negara berkembang dan dialami oleh anak-anak ini dapat membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan baik dan secepatnya.

     Tifus dapat menular dengan cepat, infeksi demam tifoid terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi sejumlah kecil tinja yang mengandung bakteri.


B. Faktor Resiko Tifus

    Beberapa faktor dapat meningkat resiko seseorang terserang tifus, antara lain: 

     1. Sanitasi buruk 

     2. Tidak membersihkan tangan sebelum makan, atau kurang bersih dalam mencuci makanan

     3. Mengonsumsi sayur-sayuran yang menggunakan pupuk dari kotoran manusia yang terinfeksi .

      4. Mengonsumsi produk susu atau olahanya yang telah terkonfirmasi.

       5. Menggunakan toilet yang sudah terkontaminasi bakteri

       6. Melakukan seks oral dengan mwreka yang membawa bakteri salmonella typhi.



C. Penyebab Tifus 

     Makanan dan air yang terkontaminasi diduga oleh  pra dokter sebagai penyebab utama berkembangnya penyakit Tifus. Sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna juga bisa menjadi penyebab penyakit ini lebih banyak dialami anak-anak. 


D. Gejala TIfus 

    Gejala TIfus umumnya mulai pada 1 hingga 3 Minggu setelah tubuh terinfeksi dengan ciri-ciri berupa demam tinggi,  diare atau konstipasi sakit kepala dan sakit perut , kondisi ini dapat memburuk beberapa Minggu. 

     Jika tidak segera ditangani dengan baik , dapat terjadi komplikasi seperti pendarahan internal atau pecahnya sistem pencernaan (usus) , resiko komplikasi. Juga akan berkembang menjadi membahayakan nyawa jika situasi tersebut tidak segera ditangani dengan baik.



https://www.hodoc.com/kesehatan/tifus.

16 komentar:

Pencegahan penyakit jantung

 Pada penyakit jantung bawaan, upaya pencegahan yang efektif belum ditemukan hingga saat ini. Namun demikian pada penyakit jantung koroner g...